Macam-Macam Kamus dalam Pembelajaran Bahasa Arab

Tarbiyah | Kamus (qamus/ mu’jam/ dictionary) adalah sebuah buku yang memuat daftar kosa-kata atau istilah, baik secara umum maupun khusus secara alfabetik disertai dengan penjelasan makna, penggunaan, pelafalan, pembentukan, padanan, dalam bahasa lain atau bahasa yang ada di kamus tersebut.

Macam-Macam Kamus dalam Pembelajaran Bahasa Arab

Sangat banyak defenisi dan pengertian dari kamus yang diungkapkan oleh para ahli, hingga akhirnya disimpulkan bahwa kamus merupakan sebuah buku rujukan yang berisikan berbagai kosa kata dan istilah yang disusun secara alfabetik dan biasanya dilengkai dengan:
  1. Penjelasan makna, baik itu dengan bahasa yang sama maupun dengan bahasa lainnya.
  2. Tata cara penggunaanya.
  3. Cara pelafalannya.
  4. Asal usul pembentukannya.
  5. Padanannya dalam bahasa lain jika kamus ini dwibahasa  atau multibahasa. 
Sangat banyak kamus yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab. Semua kamus ini sangat mendukung dalam pengajaran keempat maharah yang ada dalam bahasa arab. baik itu maharah al- istima’, maharah al- Qiraah, maharah al- kalam, dan maharah al- kitabah. Membahas tentang macam-macam kamus, para ahli mempunyai pendapat sudut pandang masing-masing berdasarkan latar belakang pengetahuan mereka. Shcherba dalam Al-Qasimi membaginya ke dalam lima macam berikut ini:

  1. Kamus standar (al-mujam al-mi’yari), yaitu kamus yang memuat kaidah-kaidah baku suatu bidang.
  2. Kamus ensiklopedi (al-mujam al-mausu’i) yaitu kamus yang berisikan kaidah-kaidah tertentu secara detail.
  3. Kamus umum (al-mujam al- ‘am) yaitu kamus yang berisikan kata-kata dengan terjemahan dengan bahasa lain.
  4. Kamus definisi (al-mujam al-ta’arif) yaitu kamus yang memuat kata-kata atau istilah- istilah dengan definisinya, baik satu bahasa atau lebih.
  5. Kamus histori (al-mujam al- tarikhi) yaitu kamus yang memuat kata-kata dengan makna, perkembangan, dan perubahan.

Sedangkan Cornyn membagi macam kamus dalam tiga macam berikut:

  1. Kamus ensiklopedi (al-mujam al-mausu’i) yaitu kamus yang memuat penjelasan persoalan-persoalan secara gamblang.
  2. Kamus istilah (al-mu’jam al-musthalahat) yaitu kamus yang memuat peristilahan khususnya bahasa secara morfologis dan sintaksis.
  3. Kamus kosakata (al-masrad), yaitu kamus yang memuat daftar kosakata dan artinya, baik itu secara bahasa maupun lebih.

Terlepas dari dua pendapat di atas, sangat banyak pendapat-pendapat lain yang membagi kamus dalam beberapa macam yang kemudian disimpulkan sebagai berikut:
Ditinjau dari segi tema:

  1. Kamus bahasa (al-mu’jam al-lughawi), yaitu kamus yang memuat kata-kata atau istilah kebahasaan dengan penjelasan bahasa, contohnya kamus Al-Munawwir karya Ahmad Warson Munawwir.
  2. Kamus ensiklopedi (al-mu’jam al-mausu’i), yaitu kamus yang tidak hanya memuat istilah-istilah, namun juga dilengkapi dengan konsep dan penjelasan secara luas, seperti kamus Al-‘Arabiyyah Al-Muyassarah karya lembaga kearaban.
  3. Kamus histori (al-mu’jam al-tarikhi), yaitu kamus yang melacak asal dan perkembangan bahasa dari masa ke masa, seperti kamus maqayis al-lughah karya Ibnu Faris.

Ditinjau dari segi jumlah bahasa yang digunakan:

  1. Kamus ekabahasa (al-mu’jam al-uhadi al-lughah) yaitu kamus yang menjelaskan makna kata-atau istilah dalam suatu bahasa dengan bahasa itu sendiri, contohnya kamus al-munjid fi al-lughah wa al-a’lam karya Louis Ma’luf.
  2. Kamus dwibahasa (al-mu’jam al-tsuna’I al-lughah) yaitu kamus yang menjelaskan makna kata atau istilah dengan bahasa lain, seperti kamus al-munawwir karya Ahmad Warson Munawwir.
  3. Kamus multibahasa (al-mu’jam al-‘adidi al-lughah) adalah kamus yang menjelaskan makna kata-kata atau istilah dalam suatu bahasa dengan dua bahasa atau lebih, seperti kamus Indonesia-Arab-Inggris karya Abdullah bin Nuh dan Omar Bakri.

Ditinjau dari segi materinya

  1. Kamus umum (al-mu’jam al-‘am) yaitu kamus yang berisikan segala macam kata dalam suatu bahasa, contohnya kamus Al-Munawwir karya Ahmad Warson Munawwir.
  2. Kamus khusus (Al-Mu’jam Al- Khash), yaitu kamus yang hanya berisikan kata-kata atau istilah-istilah dalam bidang tertentu, seperti Qamus Al- Tarbiyah Arabiyya- Injilizian karya Al- Khuli.

Ditinjau dari segi susunanya

  1. Kamus alfabetik (al-mu’jam al- faba’i), yaitu kamus yang memuat kata-kata atau istilah-istilah dengan maknanya secara alfabetik atau ajadi, biasanya disusun secara alfabetik dalam menjelaskan makna dari A sampai Z atau dari alif sampai ya, seperti kamus Al- Munawwir karya Ahmad Warson Munawwir.
  2. Kamus tematik (al-mu’jam al- maudhu’i), yaitu kamus yang berisikan penjelasan-penjelasan kata atau istilah-istilah secara lengkap berdasarkan tema-tema tertentu, seperti The Cultural Atlas of Islam karya Ismail Raji Al-Faruqi dan Louis lamya Al- Faruqi yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Ilyas Hasan menjadi atlas budaya islam

(Sumber: Acep Hermawan, Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab, Cet. Ke-3, Bandung: Pt. Remaja Rosdakarya, 2013)

0 Response to "Macam-Macam Kamus dalam Pembelajaran Bahasa Arab"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel