Penerapan Metode Herbart (Herbart Method) dalam Pembelajaran Bahasa

Tarbiyah | Penamaan metode herbart berdasarkan nama penciptanya yaitu Johan Friedrich Herbart yang merupakan seorang ahli filsafat dan ilmu jiwa asosiasi. Herbart telah memberikan sumbanga yang sangat banyak untuk proses belajar mengajar. Metode ini awalnya diciptakan untuk bidang pendidikan umum, namun selanjutnya juga diaplikasikan dalam pengajaran bahasa karena adanya prinsip yang sama antara pembelajaran bidang umum dengan pembelajaran bidang bahasa. Berikut ini adalah pembahasannya.

Penerapan Metode Herbart (Herbart Method) dalam Pembelajaran Bahasa

A. Pengertian Metode Herbart dan Konsep Dasarnya

Metode herbart adalah metode pembelajaran yang berdasarkan pandangan herbart tentang manusia sebagai pelaku belajar mengajar, teori tersebut adalah:

  1. Seorang manusia mengalami tahap-tahap perkembangan budaya melalui tahap perkembangan budaya tertentu dan tahap-tahap tersebut akan diulangi dalam perkembangan individu.
  2. Seorang manusia yang baik memerintahkan dirinya sendiri, karena sifat dasar manusia terdiri dari dua faktor yaitu diri yang memerintah dan diri yang menolak.
  3. Seorang manusia ibekali dengan satu perbuatan khusus untuk mereaksi terhadap hal-hal yang ada terhadap lingkungan.  

Dalam pandangan herbatisme/Apperception ada tiga tahap pembelajaran yang meliputi tahap rangsangan, tahap ingatan menghasilkan kembali apa yang diketahui dan tahap pemahaman sebagai hasil pemikiran konsep dan generalisasi. Herbart mengembangkan psikologi belajar modern yang sistematis, yang lahir dari suatu teori tabularasa tentang jiwa atau pikiran(mind).
Ambisi herbart adalah membangun suatu ilmu pikiran atau jiwa manusia yang paralel dengan ilmu-ilmu biologi dan fisika. Ia berpikir bahwa ciri-ciri suatu jiwa atau pikiran itu terdiri atas sesusunan ide-ide, yang sangat mirip dengan electron pada konsep fisika modern. Oleh karena hal itulah, ia menganggap bahwa jiwa adalah kumpulan isi-isi sebagai hasil dari ide-ide tertentu yang disajikan manusia.

Dalam dunia pembelajaran herbart memberikan empat tahap belajar, yaitu kejelasan (clearness), asosiasi, sistem, dan metode, yang mana keempat tahap tersebut dikembangkan menjadi lima tahap yang meliputi: persiapan, penyajian, asosiasi, organisasi, dan aplikasi.

B. Langkah-Langkah Penerapan Metode Herbart

Adapun langkah-langkah pembelajaran bahasa dengan menggunakan metode ini adalah sebagaimana berikut:

  1. Tahap persiapan. Guru mempersiapkan materi pelajaran yang akan disajikan dan mengadakan apersepsi terhadap pelajaran yang lalu dengan pelajaran yang akan diajarkan.
  2. Tahap penyajian bahasa pelajaran. Guru mulai memberikan pelajaran dari hal-hal yang konkret ke hal yang abstrak, dari yang mudah ke yang susah. Sehingga pelajaran dapat siberikan berurutan dan sistematis.
  3. Proses asosiasi. Guru menghubungkan serta membandingkan pelajaran yang lalu dengan pelajaran yang tengah diberikan guna membangun hubungan yang simultan.
  4. Pengorganisasian bahan. Guru mengorganisasikan bahan yang baru dengan bahan yang lama sebagai suatu hasil hubungan asosiasi yang menjadi suatu sistem pengertian yang kompak dan utuh.
  5. Aplikasi. Guru memberikan soal-soal, tes-tes, latihan-latihan, dan mempraktekkan hasil pelajaran yang telah diberikan sebagai bentuk evaluasi.

C. Kelebihan dan Kekurangan Metode Herbart

Adapun kelebihan metode herbart adalah sebagai berikut:

  1. Penyajian pelajaran berbentuk sistematis.
  2. Menjadikan pengetahuan peserta didik utuh dan fungsional.
  3. Peserta didik mengetahui hubungan dan kaitan antar materi pelajaran, sehingga mereka dapat menentukan urutan stadia pelajaran tersebut dengan sendirinya.
  4. Pelajaran menjadi praktis dan dapat diaplikasikan.

Sedangkan kekurangan metode ini adalah:

  1. Pelajaran bersifat cenderung dipaksa-paksakan.
  2. Proses pengajaran bersifat mekanik dan menganggap peserta didik seperti mesin yang siap dibawa dan digerakkan.
  3. Kurangnya perhatian terhadap flesibelitas kurikulum.
  4. Memakan waktu yang panjang untuk penyusunan rencana pengajaran. 

(Sumber: Acep Hermawan, Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab, Cet. Ke-3, Bandung: Pt. Remaja Rosdakarya, 2013)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Penerapan Metode Herbart (Herbart Method) dalam Pembelajaran Bahasa "

Post a Comment