Model Pembelajaran Take And Give

Tarbiyah | Model pembelajaran memengang kendali yang sangat besar terhadap keberhasilan pembelajaran. Ia juga merupakan suatu “jalan” yang “ditapaki” guru dalam mentransferkan materi ajar kepada peserta didik. Maka, kecocokan model yang digunakan dengan materi ajar serta keadaan peserta didik adalah hal yang patut diperhatikan. Salah satu kriteria pemilihan model pembelajaran adalah kesesuaian model tersebut dengan materi ajar, kebutuhan peserta didik, dan kemampuan model tersebut dalam mengembangkan potensi yang ada pada mereka, dengan begitu guru dan peserta didik akan sangat mudah mencapai tujuan pembelajaran.

Take and give merupakan salah model pembelajaran yang dapat diaplikasikan guru dalam pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran, karena penerapan model ini akan memperdalam pemahaman peserta didik dalam suatu materi ajar serta menumbuhkan nilai komunikatif yang baik diantara peserta didik.  Berikut adalah pembahasan yang lebih detail tentang model pembelajaran Take and give.


Model Pembelajaran Take And Give

A. Pengertian Model Take And Give

Secara bahasa Take and give berarti saling memberi dan saling menerima, inilah yang menjadi intisari dari model pembelajaran Take and give. Model ini berbentuk penyajian data yang diawali dengan pemberian kartu kepada peserta didik. Kartu tersebut berisi materi yang harus dipelajari dan dikuasai oleh masing-masing peserta didik. Kemudian mereka mencari pasangan masing-masing untuk saling bertukar pengetahuan yang ada pada kartu-kartu mereka. Kemudian diakhiri dengan evaluasi dengan bentuk menanyakan pengetahuan yang ada pada dirinya dan pengetahuan yang ia terima dari pasangannya. Maka, hal yang sangat berperan penting dalam model ini adalah penguasaan materi melalui kartu, saling bertukar informasi dengan pasangan dan pengevaluasian informasi untuk mengetahui kemampuan peserta didik.

B. Media yang Digunakan dalam Model Take And Give

Adapun media yang dapat digunakan dalam model pembelajaran ini adalah sebagai berikut:
1. Kartu yang berukuran 10x15 cm untuk sejumlah peserta didik.
2. Setiap kartu berisi nama peserta didik, sub materi dan nama yang diber informasi, kompetensi dan sajian materi.

media yang dapat digunakan dalam model take and give

C. Langkah-Langkah Penerapan Model Take And Give

Adapun langkah-langkah yang dapat dilakukan guru saat menerapkan model ini adalah sebagai berikut:

  1. Guru terlebih dahulu mempersiapkan kartu Take and give yang akan digunakan dalam proses pembelajaran.
  2. Guru menyiapkan peserta didik untuk dapat  mengikuti pembelajaran sebagaimana mestinya.
  3. Guru menjelaskan materi kepada peserta didik sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai selama 45 menit.
  4. Setiap peserta didik diberikan kartu dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mempelajari materi yang di kartu lebih kurang 5 menit.
  5. Peserta didik diarahkan untuk mencari pasangannya masing-masing dan mencatat nama pasangannya di kartu masing-masing.
  6. Peserta didik saling memberi pengetahuan dan saling menerima pengetahuan dari pasangannya masing-masing.
  7. Guru mengevaluasi apa yang telah mereka pelajari dan yang mereka dapatkan dengan cara memberikan mereka pertanyaan  yang sesuai dengan kartunya dan kartu pasangannya.
  8. Guru dan peserta didik sama-sama menyimpulkan materi yang telah mereka pelajari dan memberikan penguatan pada hal-hal yang dianggap penting. 
  9. Guru menutup pelajaran.

D. Kelebihan dan Kekurangan Model Take And Give

Adapun kelebihan model ini adalah sebagai berikut:

  1. Model Take and give dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan materi dan suasana pembelajaran.
  2. Materi lebih terarah dengan adanya penjabaran materi terlebih dahulu sebelum kartu dibagikan.
  3. Melatih peserta didik untuk bekerja sama dan menghargai kemampuan temannya.
  4. Memperdalam pemahaman dan ingatan peserta didik terhadap materi yang mereka dapatkan, karena mereka dituntut untuk mempelajarinya sebelum menyampaikan materi tersebut kepada pasangannya.
  5. Meningkatkan rasa tanggung jawab peserta didik, karena mereka akan diminta pertanggung jawaban atas kartu yang mereka terima. 

Adapun kekurangan yang terdapat dalam model ini adalah:

  1. Terkadang terjadi kegaduhan saat peserta didik mencari pasangan mereka.
  2. Ada beberapa kemampuan peserta didik saat menyampaikan materi tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.
  3. Terkadang ada peserta didik menemukan pasangan yang cocok dengan dirinya tidak membahas materi ajar, melainkan bercerita dan bercanda.
  4. Bila salah satu pasangan keliru dalam memahami materi ajar, maka juga akan keliru ketika menyampaikannya ke pasangannya.
  5. Melatih peserta didik untuk menjadi narasumber bagi pasangannya.
  6. Terkadang tidak efektif dan terlalu bertele-tele. 

(Sumber: Istarani, 58 Model Pembelajaran Inovatif, Jilid I, Cet Ke-4, Medan: Media Persada, 2014)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Model Pembelajaran Take And Give"

Post a Comment