Permainan-Permainan Terbaik untuk Melatih Pengusaan Kosakata Peserta Didik

Tarbiyah | Perbendaharaan kosa-kata merupakan salah satu syarat untuk menguasai suatu bahasa, hal ini juga terjadi bahasa Arab. tanpa kosa kata sangat sulit bagi seseorang untuk bisa mengungkapkan keinginannya. Maka oleh karena itu, perhatian terhadap pembelajaran kosakata merupakan hal yang sangat urgen dalam mempelajari sebuah bahasa. Sangat banyak pendekatan, metode, teknik, trik, bahkan permainan untuk mengembangkan dan memperkaya kosakata peserta didik. Hal-hal itulah yang dapat dipergunakan guru saat pembelajaran berlangsung. Berikut adalah beberapa permainan terbaik yang dapat diadopsi oleh guru guna mengembangkan penguasaan kosakata peserta didik.

Permainan-Permainan Terbaik untuk Melatih Pengusaan Kosakata Bahasa Peserta Didik

A. Komunikata Cepat

  1. Tujuan dan alat yang diperlukan. Tujuan dari permainan ini adalah agar peserta didik dapat memproduksi kosakata dengan logis, cepat, dan tepat. Adapun alat yang sangat diperlukan adalah kejelian beberapa panca indera, seperti telinga (pendengaran), mata (penglihatan), mulut (pengucapan), dan pemikiran. 
  2. Cara bermain. Guru mengajak peserta didik untuk bermain dengan menyambung huruf terakhir menjadi sebuah kata baru. Kata kunci yang digunakan dalam permainan ini adalah memanfaatkan pada suku kata terakhir sebagai kata pertama dan peserta didik berikutnya dilarang menyebutkan kata yang telah disebutkan sebelumnya. Guru bisa memberikan umpan pertama yang kemudian akan dilanjutkan oleh peserta didik. Untuk lebih mudah, permainan ini dapat dilaksanakan secara berurutan mengikuti tempat duduk peserta didik. Peserta didik yang tidak dapat melanjutkan kata dari teman sebelumnya bisa diberi hukuman yang ringan. 

B. Bingo Kata

  1. Tujuan dan alat yang diperlukan.. Permainan ini bertujuan untuk memudahkan ingatan peserta didik dalam mengingat kosakata melalui gambar yang telah disajikan guru. Adapun alat yang diperlukan adalah kertas, spidol, dan gambar benda atau guru juga bisa menggunakan LCD/komputer/laptop (gambar dalam bentuk power point)
  2. Cara bermain. Guru menyiapkan kertas bergambar atau menayangkan gambar tersebut dalam bentuk power point di LCD/komputer/laptop. Kemudian meminta peserta didik untuk melihat gambar tersebut dan menjawabnya dalam bahasa Arab. guru dapat menggunakan kalimat perintah seperti: perhatikanlah gambar berikut, kemudian sebutkan kosakata yang sesuai dengan gambar tersebut.

C. Aksi Kata

  1. Tujuan dan alat yang diperlukan. Tujuan dari permainan ini adalah agar peserta didik memahami sebuah kata melalui gerak yang ditunjukkan. Adapun alat yang diperlukan adalah sebuah kata atau kalimat yang menunjukkan  suatu aktivitas, seperti kata berlari, menulis, makan, minum, dan lain-lain. guru juga bisa menulis kata tersebut di kartu atau ditampilkan melalui LCD. Gambar dibuat dalam jumlah tertentu dan meminta peserta didik untuk mempraktikkan kata tersebut melalui aksi.
  2. Cara bermain. Guru menuliskan satu kata tindakan/fi’il pada sebuah kartu. Kemudian peserta didik mengambil kartu tersebut dan mempraktikk tindakan sesuai dengan gambar yang terdapat di kartu. 

D. Susun Kata

  1. Tujuan dan alat yang diperlukan. Tujuan dari permainan ini adalah agar peserta didik dapat menyusun kata dengan cepat serta memperluas kekayaan kosakata mereka. Adapun alat yang diperlukan adalah kertas yang berbentuk kotak-kotak dan bertuliskan huruf hijaiah secara acak. Pada salah satu sisi kotak dilengkapi dengan gambar-gambar yang menunjukkan kata yang dimaksud.
  2. Cara bermain. Guru  membuat daftar sejumlah kata yang akan diacak per kata (huruf-hurufnya dipindah). Peserta didik menyusun kata tersebut sesuai dengan petunjuk gambar. Untuk hasil yang lebih baik, permainan ini dapat disajikan dalam bentuk kelompok dan setiap kelompok difasilitasi dengan kamus bahasa Arab. guru membuat daftar sejumlah kata yang dibuat dalam satu halaman kertas tentang materi yang berkaitan dengan kosakata yang terdapat dalam buku ajar bahasa Arab. 

E. Berburu Kata

  1. Tujuan dan alat yang diperlukan. Permainan ini bertujuan agar peserta didik dapat menemukan kata-kata dengan cara menggabungkan huruf-huruf yang telah disusun secara acak dalam satu kotak. Permainan ini juga membantu peserta didik untuk kembali mengingat kosakata yang telah dimiliki sebelumnya juga mendorong mereka untuk belajar membaca. Selain itu, juga mengembangkan kosakata mereka melalui imajinasi dengan menggabungkan huruf yang satu dengan yang lain.Adapun alat yang diperlukan adalah dua buah tabel yang dibuat dalam satu kertas. Tabel pertama berisikan desain yang dibuat oleh guru, yaitu berisi huruf hijaiah disusun sedemikian rupa hingga membentuk kata. sedangkan tabel yang kedua berisi jawaban siswa. Selain itu, juga disediakan pensil atau pulpen dan menentukan tema kata-kata yang diacak tersebut.
  2. Cara bermain. Adapun cara bermainnya adalah peserta didik berburu kata dengan cara melingkari kata, baik secara horizontal, vertical, maupun silang. Permainan ini bisa dilaksanakan dengan cara melingkari kotak huruf ke beberapa arah, dari sudut ke sudut. Permainan ini dapat dilakukan oleh kelompok kecil maupun kelompok besar. Guru dapat membagi kelompok tertentu yang berjumlah beberapa peserta didik dan mengadu kecepatan antara kelompok dengan yang lainnya. Permainan ini juga dapat dilakukan dalam bentuk tugas pribadi, yaitu dengan menulis atau mencatat kosakata di  buku masing-masing, kemudian menghafal minimal 10-15 atau lebih dari kosakata dan terjemahan yang didapat dari tabel tersebut. 

F. Kalimat yang Tersembunyi

  1. Tujuan dan alat yang diperlukan. Permainan ini bertujuan agar peserta didik dapat menemukan kata di tengah-tengah lingkaran huruf yang acak, yang salah satu hurufnya ada yang hilang. Di samping itu juga untuk melatih konsentrasi mencari sebuah kata dalam bentuk huruf yang terpisah dan hilang. Adapun alat yang diperlukan adalah: 
  • Buatlah sebuah kolom/lingkaran untuk meletakkan huruf-huruf yang bercampur aduk.
  • Letakkan terlebih dahulu satu kalimat yang diinginkan dalam bentuk huruf-huruf yang terpisah.
  • Tambahkan dengan huruf-huruf yang lebih banyak untuk mengacaukan huruf yang ada sebelumnya.
  • Huruf-huruf yang merupakan kalimat yang diinginkan jangan sampai berulang.
  • Huruf-huruf yang mengacaukan agar dibuat berulang.
  1. Cara bermain. Guru mengarahkan peserta didik untuk memburu kata yang ada pada kolom dengan cara menambahkan huruf yang cocok (di tengah, awal, atau akhir), setelah kosakata didapatkan peserta didik dapat menulisnya dalam bentuk yang sempurna dan tersusun dengan rapi. 

G. Tusuk Kata

  1. Tujuan dan alat yang diperlukan. Permainan ini bertujuan agar peserta didik dapat mengelompokkan jenis kata dan menambahkan perbendaharaan kata. permainan ini sangat cocok untuk mengajarkan peserta didik tentang identifikasi dan pengelompokan. Misalnya mengidentifikassi macam-macam kalimat, kata kerja, huruf, dan sebagainya. Adapun alat yang diperlukan antara lain adalah lidi dan kertas.  Kertas tersebut dapat dibentuk seperti lingakaran  kecil yang bertuliskan kosakata Arab.
  2. Cara bermain. Adapun cara bermainnya adalah sebagai berikut:
  • Guru membuat lingkaran-lingkaran kecil seperti daging dari kertas manila.
  • Guru membagi peserta didik ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan jumlah peserta didik.
  • Guru memberikan pengarahan tentang tata pelaksanaan permainan tusuk kata kepada masing-masing kelompok. 
  • Masing-masing kelompok mencari dan mengurutkan kelompok yang telah diacak dan menyusunnya dengan menusukkan kata yang sejenis yang sesuai  dengan kelompok kata tersebut. misalnya tusuk 1 kata sifat, tusuk 2 kata kerja, tusuk 3 kata benda, tusuk 4 kata sambung. 
  • Peserta didik mencari, mendiskusikan, dan mengklasifikasi  kata sesuai dengan bagiannya masing-masing. 
  • Setelah game selesai, tiap kelompok mengirim perwakilan untuk mempresentasikan hasil diskusinya.
  • Guru dapat melakukan penilaian dengan menyebutkan kesalahan atau melihat jumlah kata yang salah pada tusuk. Seperti kesalahan penempatan kata yang tidak sesuai dengan tema tusuk. Atau bisa juga dibantu oleh kelompok lain dan kelompok yang banyak melakukan kesalahan akan dikenakan sanksi. 

(Sumber: Fathul Mujib dan Nailur Rahmawati, Metode Permainan-Pemainan Edukatif dalam Belajar Bahasa Arab, Jogjakarta: DIVA Press, 2011)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Permainan-Permainan Terbaik untuk Melatih Pengusaan Kosakata Peserta Didik"

Post a Comment