Bagaimanakah Cara Menyiapkan Permainan Bahasa yang Baik dan Mengasyikkan?

Tarbiyah | Sangat sering terdengar keluhan guru tentang banyaknya peserta didik yang bermotivasi belajar rendah dalam kegiatan pembelajaran. Padahal guru tersebut sudah menerapkan berbagai metode terbaik. Bahkan ada diantara mereka yang putus asa dan tidak lagi berusaha mengatasi permasalahan tersebut. Padahal sangat banyak metode dan alternatif-alternatif lain yang bisa digunakan guru untuk meredakan problema itu. Permainan merupakan salah satu “obat” yang cukup sukses menangkal masalah tersebut. Ia merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Berikut merupakan penjelasan  singkat tentang bentuk permainan yang baik, benar, edukatif, dan mengasyikkan.


Bagaimana Sih Cara Menyiapkan Permainan Bahasa yang Baik dan Mengasyikkan??


A. Pengertian dan Hakikat Permainan 

Permainan  merupakan suatu kebutuhan yang muncul secara alamiah dalam pribadi setiap individu, baik itu bagi anak maupun orang dewasa. Bagi anak, permainan merupakan wahana proses pendewasaan diri, penjaga stabilitas emosi, meningkatkan prilaku sosial, serta memperkenalkan dunia luas kepadanya. Adapun bagi orang dewasa, permainan merupakan sarana efektif dan efesien serta penting untuk menghibur, mendidik, memberikan dampak positif, dan membesarkan setiap pribadi.

Permainan merupakan situasi maupun kondisi tertentu saar seseorang mencari kesenangan atau kepuasan melalului suatu aktivitas, dapat juga diartikan sebagai suatu kegiatan yang bertujuan memperoleh keterampilan tertentu dengan cara menggembirakan seseorang. Kegiatan tersebut bisa berhubungan dengan orang, benda, maupun hewan sehingga seseorang memperoleh manfaat dari permainan tersebut.

Adapun permainan edukatif adalah permainan yang memiliki unsur mendidik yang didapatkan dari sesuatu yang ada dan melekat serta menjadi bagian dari permainan itu sendiri. Permainan ini juga memberikan rangsangan positif terhadap indra pemainnya. Kunci utamanya adalah apabila permainan tersebut memiliki nilai guna, efektivitas,  dan efesien yang mengarahkan proses mendidik secara positif.  Adapun dalam pengelolaannya, permainan dapat dilakukan secara perseorangan, berpasangan, maupun berkelompok.

B. Permainan Bahasa dan Manfaatnya

Permainan bahasa adalah cara mempelajari bahasa melalui permainan yang tidak hanya memberikan kegembiraan namun juga memberikan pengalaman dan kesempatan kepada peserta didik untuk mengaplikasikan kemahiran bahasa yang telah dipelajari.  Permainan tersebut dirancang dalam pembelajaran dan berhubungan dengan materi pembelajaran baik itu secara langsung maupun tidak.
Kegiatan pembelajaran tidak selalu membutuhkan kepada permainan dan permainan juga tidak selalu membantu proses pembelajaran. Namun suatu proses pembelajaran yang menggunakan permainan edukatif akan menghasilkan hasil belajar yang baik, diantara manfaat permainan dalam pembelajaran adalah:

  1. Menghilangkan “kekakuan” yang menghambat proses belajar.
  2. Menghilangkan stress dalam lingkungan belajar.
  3. Mengajak seseorang untuk terlibat secara penuh dalam proses tersebut.
  4. Meningkatkan proses belajar dan membangun kreatifitas diri.
  5. Mencapai tujuan dengan ketidaksadaran.
  6. Memperoleh makna belajar melalui pengalaman.
  7. Memfokuskan peserta didik sebagai subjek belajar. 

C. Kelebihan dan Kekurangan Permainan Bahasa

Setiap hal yang diterapkan dalam suatu proses pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Adapun kelebihan dari permainan bahasa adalah:

  1. Permainan bahasa adalah salah satu media pembelajaran yang berkadar CBSA tinggi.
  2. Meminimalisir kebosanan peserta didik dalam proses pembelajaran.
  3. Menumbuhkan semangat dan jiwa kompetitif yang poitif. 
  4. Meningkatkan nilai prilaku sosial, komunikasi, dan interaksi yang baik.
  5. Memperkuat daya ingat peserta didik terhadapa materi pembelajaran dengan proses pembelajaran yang mengesankan.
  6. Meningkatkan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran. 

Adapun kekurangannya adalah:

  1. Terkadang sulit diterapkan dalam kelas dengan jumlah peserta didik yang banyak.
  2. Terkadang mengganggu pembelajaran di kelas lain karena pelaksaan penuh tawa dan sorakan.
  3. Tidak semua materi pembelajaran dapat dipadukan dengan permainan.
  4. Pada umumnya, permainan bahasa belum dianggap sebagai program pembelajaran bahasa, melainkan hanya sebagai selingan.  

D. Tujuan Permainan Bahasa

Adapun tujuan yang harus ada dalam permainan bahasa antara lain:

  1. Merangsang interaksi verbal sosial.
  2. Menambah kefasihan dan kepercayaan diri peserta didik 
  3. Menyediakan konteks pembelajaran. 
  4. Alat yang mengikis rasa bosan 
  5. Sebagai alat pemulihan, pengukuhan, dan pengayaan.

E. Prinsip-Prinsip Permainan Edukatif 

Ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan guru dalam Permainan bahasa yang edukatif, antara lain:

  1. Adanya interaksi dan partisipasi aktif dari peserta didikk untuk belajar.
  2. Permainan tersebut memiliki ciri dan nilai persaingan.
  3. Adanya unsur kerjasama antara peserta didik.
  4. Terdapat anturan yang mengawasi permainan dan memberikan panduan kepada peserta didik. 
  5. Adanya batas dan titik akhir permainan yang menandakan berakhirnya permainan.

F. Ciri-Ciri Permainan Bahasa Yang Baik

Adapun ciri-ciri permainan bahasa yang baik adalah sebagai berikut:

  1. Mengukuhkan dan meningkatkan penguasaan keterampilan berbahasa pada peserta didik dan meningkatkan unsur bahasa yang mereka miliki.
  2. Mempunyai bahan dan rangsangan yang menarik sesuai dengan tingkat penguasaan bahasa pelajar.
  3. Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berinteraksi dengan temannya, guru, dan materi pembelajaran.
  4. Merangsang peserta didik untuk aktif dan positif dalam bertindak serta meningkatkan minat belajar mereka.
  5. Melibatkan peserta didik secara aktif baik dalam kelompok belajar maupun kelas.
  6. Memiliki petunjuk dan peraturan yang jelas.
  7. Dapat dijalankan dalam jangka waktu dan tempat yang sesuai agar pembelajaran dapat dicapai secara objektif. 

G. Pengendalian Aktivitas Permainan Bahasa

Ada beberapa aspek pengendalian ativitas permainan bahasa, yaitu sebagai berikut:

  1. Perancangan permainan , merancang permaianan yang sesuai dengan tema dan tujuan indikator pembelajaran yang akan diajarkan.
  2. Bentuk permainan, apakah dimainkan secara individual, berpasangan, maupun berkelompok.
  3. Pengendalian permainan, permainan dapat dilakukan di awal, pertengahan, maupun akhir pembelajaran.
  4. Petunjuk cara, guru menunjukkan cara bermain kepada peserta didik sebelum permainan dilakukan. 
  5. Arahan dan peraturan permainan, guru memberikan arahan dan menjelaskan peraturan yang berlaku dalam permainan tersebut dengan jelas. 

H. Faktor Penentu Keberhasilan Permainan Bahasa  

Ada beberapa faktor yang sangat menentukan keberhasilan sebuah permainan bahasa, diantaranya adalah:

  1. Situasi dan kondisi, situasi dan kondisi yang baik akan menghasilkan permainan yang berdaya guna tinggi, begitu pula sebaliknya.
  2. Peraturan permainan, peraturan yang jelas akan melancarkan permainan, sebaliknya bila peraturan permainan rancu akan menimbulkan kericuhan dan keributan dalam kelas. 
  3. Pemain, pemain yang bersportivitas tinggi akan mendayagunakan permainan, begitu pula sebaliknya.
  4. Pemimpin permainan atau wasit, selain guru pemimpin permainan juga bisa dipilih dari peserta didik. Pemimpin permainan harus berwibawa, adil, tegas, menguasai teknik permainan dengan baik dan cepat dalam memutuskan permasalahan.

I. Permainan Edukatif dalam Pembelajaran Bahasa Arab


  1. Permainan ejaan, kosakata, dan kalimat. Adapun permainan yang dapat diterapkan pada pembelajaran ini adalah: permainan komunikata cepat, bingo kata, aksi kata, berburu kata, kalimat yang tersembunyi, tusuk kata, pindah gambar, sebut kata, tepuk kata, piramida susun, siapakah aku, mengharakati kata, menghias huruf arab, papan tulis berkata, temukan pasanganku, aina dzalik, muzakkar/muannad, susun kata dan lainnya.
  2. Permainan keterampilan berbicara dalam bahasa arab. Adapun permainan yang dapat diterapkan pada pembelajaran ini adalah: pulpen perkenalan, ular tangga, family 100, ya/tidak, bola bertanya, bola panas, perkenalan diri, terka aksi, cerita berantai, terka gambar, petak umpet, kabarkan beritamu, dan lainnya. 
  3. Permainan keterampilan menulis dalam bahasa arab. Adapun permainan yang dapat diterapkan pada pembelajaran ini adalah: menulis harakat, menggandeng huruf, ini huruf awalku, benarkan yang salah, peti menulis, pertanyaan dalam cerita, membuat cerita, membuat dialog, menulis kata sambung, tulislah waktunya, dan lainnya. 

(Sumber: Fathul Mujib dan Nailur Rahmawati, Metode Permainan-Pemainan Edukatif dalam Belajar Bahasa Arab, Jogjakarta: DIVA Press, 2011)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bagaimanakah Cara Menyiapkan Permainan Bahasa yang Baik dan Mengasyikkan?"

Post a Comment