Pengembaraan Tasawuf Abu Hasan Asy-Syadzily - TARBIYAH ONLINE

Terbaru

Sunday, February 11, 2018

Pengembaraan Tasawuf Abu Hasan Asy-Syadzily

Abu al-Hasan al-Syadzily. "Dia pelopor di antara tarekat paling populer di dunia, termasuk di Indonesia, sehingga nama tarekat tersebut dinisbahkan kepadanya, yaitu Tarekat Syadziliyah. Tarekat ini dikenal kekhasannya yang sangat mendorong pengikutnya bekerja dan berusaha, sehingga tarekat ini banyak diikuti oleh kalangan pengusaha, pejabat, dan pegawai." Demiikian deskripsi awal sebuah buku yang menceritakan tentangnya. Untu lebh mengenal tentang soso agungnya bisa lihat disini.

Banyak sekali kisah-kisah dan mutiara ilmu serta nasihat yang didengungkan oleh sang Wali ini, yang bersumberkan Al Quran dan Sunnah. Sebagai guru dan Imam Tasawuf yang sangat terkenal, tidak diragukan lagi kealiman dan kepakaran beliau tentang syari'at dan kemuliaan beliau dalam sikap maupun sifat.

Di Indonesia sendiri, tulisan tentang beliau sudah dituliskan dalam bentuk buku yang sangat banyak. Diantaranya adalah tulisan Dr. Makmun Gharib yang telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Buku terbitan zaman. Dan juga yang dituliskan oleh Syeikh Dr. Halim Mahmud yang merupakan guru besar Universitas Al Azhar yang juga telah diterjemahkan oleh Qaf

Ada juga Risalatul Amin, karyanya yang telah diterjemahkan.

Disini, kita cukup melihat beberapa butiran ilmu, hikmah dan nasihatnya kepada murid-muridnya secara langsung maupun kita pembaca karyanya.

Abul Hasan asy-Syadzily radhiallahu 'anhu berkata: Pengembaraan kami terdiri diatas lima:
  1. Taqwa kepada Allah lahir dan batin dalam kesendirian dan di depan publik.
  2. Mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam semua kata dan perbuatan.
  3. Mengabaikan semua makhluk dalam kesukaan ataupun dalam kebencian mereka. [tidak menghiraukan apakah mereka suka atau benci].
  4. Rela [ridha] menurut hukum [takdir] Allah, baik yang ringan maupun yang berat.
  5. Kembali kepada Allah dalam suka dan duka.
Maka untuk melaksanakan taqwa harus berlaku wara' [menjauh dari makruh, subhat dan haram] dan tetap istiqamah dalam mentaati semua perintah dan tetap tabah tidak berubah. Dan untuk melaksanakan sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, harus berhati-hati dan menerapkan budi pekerti yang baik. Dan mengabaikan makhluk dengan sabar dan tawakkal [berserah diri kepada Allah subhanahu wata'ala]. Rela [ridha] pada Allah atas segala takdir-Nya dan merasa cukup dan tidak tamak terhadap sesuatu.
Mengembalikan segala-galanya hanya kepada Allah dalam suka dan duka dengan bersyukur dalam suka dan berlindung kepada-Nya dalam duka. Dan semua ini pada intinya ada 5 hal:
  1. Semangat yang tinggi.
  2. Berhati-hati pada yang haram dan menjaga kehormatan.
  3. Taat dan memahami diri sebagai seorang hamba.
  4. Melaksanakan kewajiban.
  5. Menghargai nikmat.
Maka barangsiapa yang bersemangat tinggi, pasti naik tingkat derajatnya. Dan barangsiapa yang meninggalkan larangan yang diharamkan Allah, maka Allah akan menjaga kehormatannya. Dan barangsiapa yang benar dalam taatnya, pasti mencapai tujuan kebesaran-Nya dan kemulian-Nya. Dan barangsiapa yang melaksanakan kewajibannya dengan baik, maka bahagia hidupnya. Dan barangsiapa yang menghargai nikmat, berarti mensyukuri dan selalu akan menerima tambahan nikmat yang lebih besar.

Abul Hasan asy-Syadzily radhiallahu 'anhu berkata: Aku dipesan oleh guruku [Abdul Salam bin Masyisy radhiallahu 'anhu] : "Janganlah kamu melangkahkan kaki kecuali untuk sesuatu yang dapat mencapai keridhaan Allah, dan jangan duduk di majlis kecuali yang aman dari murka Allah. Dan jangan bersahabat kecuali kepada orang yang dapat membantu berbuat taat kepada Allah. Dan jangan memilih sahabat karib kecuali orang yang menambah keyakinanmu terhadap Allah, yang demikian ini sudah jarang untuk didapat.

2 comments:

  1. Tulisan nya sangat bermanfaat.. terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah Marzatil Husna, terimakasih telah berkunjung, jika ada hal-hal yang dirasa kurang diatara tulisan/ postingan kami, mohon diberi masukan, kritik juga saran. Terimakasih

      Delete