TARBIYAH ONLINE: khilafah islam

Terbaru

Showing posts with label khilafah islam. Show all posts
Showing posts with label khilafah islam. Show all posts

Sunday, August 25, 2019

Masyarakat Muslim Adalah Panglima Sekaligus Pelopor Perdamaian

August 25, 2019 0

Tarbiyah.online – Kondisi terakhir pemikiran dan pendapat dunia tentang Islam dan kaum muslim adalah sebuah paham kekerasan dan kaum teroris. Adapun "mujamalah" mereka dengan mengatakan umat muslim adalah saudara kami hanyalah omong kosong belaka.

Negara minoritas muslim manapun di muka bumi sekarang ini sudah menganggap Islam adalah sebagai sebuah paham yang menjadi ancaman dimana pun berada. Umat muslim sudah dipahami sebagai biang kerusuhan dan terorisme dimana pun mereka tinggal. Hampir tidak ada lagi hal baik dari Islam yang muncul di dalam benak mereka, bahkan muslim arab yang kaya sudah dianggap sebagai manusia haus nafsu seksual yang sudah biasa membeli perempuan kulit putih di eropa timur.

Ya memang begitu lah anggapan mereka saat ini.

Lalu anda berseru,"Itu semua adalah strategi yahudi dan nasrani untuk menghancurkan nama baik Islam, padahal Islam tidak demikian.".

Benar, Islam memang tidak demikian, namun fakta dan kenyataannya saat ini menunjukkan demikian. Selayak perkataan Muhammad Abduh "Al-Islamu mahjubun bil muslimin" yakni Keagungan Islam tertutupi oleh orang-orang muslim adalah benar adanya.

Sahabat ku, kita paham, kita mengerti bahwa Islam tidak mengajarkan terorisme, pengerusakan dan hal-hal buruk lainnya. Tetapi sadarilah bahwa mereka (orang Eropa) tidak mengerti yang demikian karena mereka tidak mempelajari Islam. Seandainya mereka mempelajari keindahan Islam tentu mereka tidak beranggapan bahwa Islam adalah paham terorisme. Dan sadarilah saudaraku, bahwa ketika mereka tidak mengetahui isi ajaran Islam, mereka akan menilai Islam dari umat muslim. Tentu saja anggapan mereka tentang Islam begitu buruk karena buruknya kelakuan kaum muslim.

Mari menjadi muslim sejati dengan mengamalkan hadits baginda Saw yang diriwaytkan oleh Bukhari dan Muslim yang amat sarat akan makna berikut :

عن عبد الله بن عمرو ـ رضي الله عنهما ـ عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: المسلم من سلم المسلمون من لسانه ويده، والمهاجر من هجر ما نهى الله عنه.

Dari Abdullah bin Amru r.a dari Rasulullah Saw bersbda: "Muslim adalah yang selamat umat muslim lainnya dari lisan dan tangannya, dan  Muhajir (orang yang hijrah) adalah yang berhijrah dari apa yang dilarang Allah terhadapnya" (Muttafaqun alaih)


Menjadi muslim sejati adalah dengan bersikap baik agar umat muslim lain tidak tersakiti olehnya secara langsung. Dan lebih dari itu, jagalah sikap kita sebagai muslim agar umat muslim lainnya tidak disakiti oleh umat lain akibat perbuatan kita yang mengganggu dan merusak kedamaian umat lainnya.

Sadar atau tidak, perilaku sebagian umat Islam yang merusak, membunuh, membom dan menghancurkan kedamaian umat lain akan menciptakan aksi balasan. Hal ini adalah sebuah sunnatullah, dimana setiap ada aksi akan terjadi reaksi. Perilaku buruk yang terjadi kepada muslim minoritas di dunia bisa jadi merupakan tindakan balasan terhadap perilaku buruk yang diterima umat lain yang minoritas di negara muslim. Kecurigaan terorisme yang dialami oleh umat muslim minoritas di eropa, amerika dan australia adalah akibat tindakan ekstrimis muslim yang membunuh semena-mena, membom dan meledakkan diri sesukanya, menghancurkan dan mengancam keamanan orang-orang yang berada di sekitarnya.

Saudaraku, pahamilah bahwa Islam mengajarkan kedamaian. Maka jadilah panglima kedamaian di muka bumi untuk menjaga keselamatan umat Islam lainnya di negara yang minoritas muslimnya. Karena setiap tindakan akan dipertanggungjawabkan kelak di hadapan-Nya.

Mari menjdi muslim sejati dengan menyelamatkan muslim lainnya dari tindakan kita secara langsung atau aksi balas terhadap tindakan kita secara tidak langsung.

Oleh Ustad Suryandi Temala (Ustad Fesbuker)
Read More

Wednesday, April 25, 2018

REFERENSI SISTEM POLITIK DAN KONSTITUSI ISLAM (SIYASAH SYAR’IYYAH)

April 25, 2018 0

Banyak polemik yang terjadi terkait dengan sistem konstitusi dan politik Islam, ada yang bilang cerminan sempurna Negara Islam adalah Negara Islam Madinah yang pernah berdiri selama lebih kurang 30 tahun, ada juga yang mengatakan sistem Negara Islam adalah yang berdiri di madinah 1435 tahun lalu dan berakhir di Turki 90 tahun yang lalu. Meskipun pada akhirnya kita harus memisahkan pengertian sistem pemerintahan, konstitusi dan politik Islam, sehingga kita bisa menyimpulkan sebuah kesimpulan yang objektif, paling tidak cukup komprehensif sebagai sebuah kajian.
idealisme politik islam

Sejak munculnya berbagai gerakan dan ajakan mendirikan Negara Islam, banyak teman-teman yang bertanya, “Ini ngajak mendirikan Negara Islam, emang Negara Islam itu seperti apa?”, “Gila, kalau Negara Islam kayak di video-video youtube, main penggal-penggal kepala, gimana nasib kami yang non-muslim?”, “Emang bedanya apa antara Negara Islam dengan Negara kita hari ini?”, dan seabrek pertanyaan lainnya. Yang pasti, Negara Islam yang sempurna tidak akan berdiri tanpa muslim-muslim yang baik.

Menjawab pertanyaan sekitar “Bagaimana sebenarnya Negara Islam itu”, aku ingin mengajak kita semua untuk mengkaji bagaimana konsep Negara Islam, sistem konstitusi dan sistem politiknya sebagaimana yang telah diformulasikan oleh ulama-ulama Islam, baik yang lama maupun yang baru. Karena aku yakin, “manusia itu memusuhi apa yang tidak diketahuinya”, “tak kenal makanya tak sayang”, mari kita kenalan dulu dengan Negara Islam versi muslim-muslim terbaik yang pernah dilahirkan rahim-rahim umat Islam, jangan-jangan sistem itu sama seperti Negara kita sekarang, berarti kita hanya tinggal melanjutkan dan memperbaiki kekurangan, tanpa harus menumpahkan darah dan menyingkirkan pihak yang tidak se-ide dengan kita.

Aku percaya kalau sebuah ilmu itu akan berkembang kalau dikaji, dia tidak akan statis, jangankan ilmu, kalau statis air saja bisa lumutan, apalagi ilmu yang hanya bisa berkembang kalau ada pemikiran dan otak-otak cemerlang. Makanya cukup terasa bahwa siyasah syar’iyyah itu sangat tertinggal, karena jarang ada yang mengkaji, “karena tidak ada prakteknya, ngapain buang-buang waktu mengkajinya”. Sebut saja sistem ekonomi Islam yang sangat banyak kajiannya, lihat bagaimana dia berkembang.

Berikut beberapa referensi kajian tentang siyasah syar’iyyah yang bisa dijadikan bahan kajian dan pengayaan sehingga kita benar-benar memiliki sebuah pandangan yang jelas tentang sistem Negara, sistem politik dan konstitusi Islam.

1.    Ta’liq ala Siyasah Syar’iyyah fi Ishlahi Raiyyah, karya sheikhul Islam imam Ibnu Taimiyyah.
2.    Al Ghiyatsi, karya Imam Juwainy. Cetakan paling bagus adalah terbitan Dar Minhaj, yang ditahqiq (revised) oleh prof. Abdel Aziem Deeb. Ini adalah buku terbagus dan paling komprehensif yang membahsa tentang sistem politik dan konstitusi Islam.
3.    Ahkam Sultaniyyah wal Wilayah Diniyyah, karya al Qadhy imam Mawardy. Cetakan terbaik adalah yang ditahqiq oleh Khaled Abdel Latef. Buku ini adalah pioneer bagi penulis-penulis tentang siyasah syar’iyyah yang datang setelah imam Mawardy. Banyak orientalis “mencuri” isi buku ini tanpa merefer kepada sang imam, hal tersebut diketahui oleh peneliti-peneliti yang objektif saat ini.
4.    Ahkam Sultaniyyah, karya Qadhy imam Abu Ya’la. Buku ini hampir mirip dengan karya imam Mawardy, hanya saja imam abu ya’la tidak mengkomparasi dengan mazhab-mazhab lain, hanya mazhab hambali saja.
5.    Nidham Siyasi Islami Muqaranan Biddaulah Qanuniyyah, karya prof. Munir Humaid Bayyati. Buku ini adalah yang terbagus dan terlengkap yang ditulis oleh ulama kontemporer. Dicetak oleh Dar Nafaes. Buku ini adalah disertasi prof.Munir yang ditulis selama 9 tahun!
6.    Imamah Uzma Inda Ahli Sunnah wal Jamaah, karya prof. Abdullah bin Umar Damijy. Buku ini adalah Thesis prof. Abdullah yang diuji oleh sheikh Sayyid Sabiq.
7.    Dirasah fil Manhaj Islam Siyasi, karya Ustazuna Qadhi sheikh Sa’dy Abu Jaib. Beliau adalah mantan Hakim Agung Suriah, sehingga bukunya lebih cenderung ke ranah praktis.
8.    Mushannafat Nuzum Islamiyyah, karya prof. Musthafa Kamal.
9.    Nidham Siyasi Islamy, karya prof. Abdul Aziz Khayyath. Beliau adalah mantan Menteri Agama Kerajaan Jordania.
10. Khasais Tasyri’ Islamy fis Siyasah wal Hukm, karya ustazuna prof. Fathy Durainy.
11. Ahliyyah Wilayah Sulthaniyyah fil Fiqh al Islamy, karya prof. Abdullah bin Abdul Muhsen.
12. Ahlul Hilly wal Aqdy, karya prof. Abdullah bin Ibrahim Turaiqy.
13. Daur Ahlil Hilly wal Aqdy, karya prof. Fauzy Khalil. Buku ini adalah thesis beliau.
14. Nadhariyyah Siyasiyyah Islamiyyah fi Huquq Insan Syar’iyyah, karya prof. Muhammad Ahmad Mufty dan prof. Samy Shaleh Wakil. Buku ini relatif kecil, tapi sangat bagus membahas tentang masalah HAM.
15. Istifta’ Sya’by Baina Anzimah Wadiyyah wa Syariah Islamiyyah, karya prof. Majid Rageb Hilo.
16. Al Intikhabat fil Fiqh Islamy, karya prof. Fahd bin Shaleh Ajlan.
17. Taddudiyyah Hizbiyyah fi Zilli Syariah Islamiyyah, karya Aly Jaber al Abd. Thesis penulis, yang diterbitkan oleh Darussalam Mesir.
18. Raqabatul Ummah Alal Hukkam, karya prof. Aly Muhammad Husnayn. Diterbitkan oleh Maktab Islamy, aslinya adalah disertasi penulis.
19. Siyasah Syariyyah Halata Ghiyab Hukm Islamy, karya prof. Ahmad Muhyiddin Shaleh. Disertasi penulis, yang diterbitkan oleh Darussalam Mesir.
20. Nadhariyyah Siyasiyah min Madhur Islamy, karya prof. Saifuddin Abdul Fattah.
21. Ahkam Ahli Zimmah, karya imam Ibnu Qayyim al Jauziyyah. Cetakan yang paling bagus adalah terbitan Darul Ulum Lilmalayin, tahqiq prof. Subhy Shaleh. Buku ini adalah referensi terlengkap yang membahas tentang hak dan kewajiban warga Negara non-muslim di Negara Islam.
22. Ahkam Zimiiyyin wal Musta’minin, karya prof. Abdul Karem Zaidan. Buku ini juga membahas tentang hak dan kewajiban non-muslim dan pencari suaka di Negara Islam. Aslinya buku ini adalah disertasi prof. Zaidan di universitas Cairo.
23. Al Madkhal Ila Fiqh Daulah fil Islam, karya Dr. Muhammad Ilmy.
24. Nidham Dustury fil Islam Muqaranan Binnudhum Masriyyah, karya Dr. Musthafa Kamal Wasfy.
25. Mabadi Nidhamul Hukmi fil Islam, karya Dr, Fuad Muhammad Nady.
26. Riasatu Daulah fil Fiqh al Islamy, karya Dr. Muhammad Rafat Usman.
27. Al imamah fil Islam, karya Dr. Abdullah muhsin Turaiqy.
Image result for politik islam
Mungkin ini adalah sebagian kecil dari sekian banyak referensi tentang siyasah syari'yyah yang ditulis oleh ulama-ulama Islam, yang menurutku bisa dijadikan rujukan untuk siapapun yang tertarik dan ingin mengetahui lebih jauh tentang sistem pemerintahan, kontitusi dan politik dalam Islam. Sehingga kita bisa memahami risalah Tuhan dengan benar. Niat dan semangat saja tidak cukup untuk membela Islam, perlu ilmu juga. Kamu tidak akan bisa beragama dengan baik kalau tidak berilmu, karena Tuhan tidak bisa disembah dengan kebodohan.

Read More